Atletico de Madrid atau Atletico Madrid, atau juga disebut Atletico adalah tim sepak bola Spanyol yang bermain di La Liga Santander. Bermarkas di Madrid. Tim yang berdiri tahun 1903 memiliki prestasi yang baik dipercaturan sepak bola Spanyol. Atletico Madrid juga memiliki rivalitas dengan tetangganya Real Madrid, yang dikenal dengan Derbi Madrid. Atletico Madrid adalah klub paling sukses ketiga di sepakbola Spanyol dibelakang Real Madrid dan Barcelona. Atletico Madrid telah memenangkan La Liga pada 10 kesempatan, termasuk liga dan piala ganda pada tahun 1996. Piala Raja Spanyol pada 10 kesempatan, dua Piala Super Spanyol dan satu Copa Eva Duarte. di Eropa, Atletico Madrid memenangkan Piala Winners Eropa pada tahun 1962, menjadi runner-up pada tahun 1963 dan 1986, menjadi runner-up Liga Champions pada tahun 1974, 2014 dan 2016, memenangkan Liga Eropa pada tahun 2010, 2012 dan 2018, dan memenangkan Piala Super UEFA pada tahun 2010, 2012 dan 2018 serta Piala Interkontinental pada tahun 1974. Atletico Madrid memiliki sejarah yang berhubungan dengan Athletic Club Bilbao. Pada tahun 1903 Atletico Madrid didirikan oleh pelajar dan mahasiswa dari Basque Country yang merantau di Kota Madrid, Atletico Madrid kemudian berpisah dari induknya di Bilbao pada 1920 dan memiliki nama Athletic Madrid. Maka tak heran jika lambang dan jersey Atletico Madrid dengan Athletic Club Bilbao memiliki desain yang sama.

See also  Sejarah Liga Spanyol, Awal Mula Pertandingan Perdana

Pada masa Perang Saudara tahun 1936 sampai 1939, atas perintah Jenderal Francesco Franco, Athletic Madrid yang berisi orang-orang Basque diakuisisi oleh rezim dan di likuidasi dengan klub sepak bola milik Angkatan Udara Spanyol, Athletic Aviacion de Madrid. Pada 1940 akhirnya secara resmi mengganti nama menjadi Atletico Madrid. Athletic Club de Madrid dibentuk oleh tiga mahasiswa Basque pada tahun 1903, yang menginginkan klub ini menjadi cabang pemuda untuk Athletic Bilbao. Atletico Madrid lantas diminta untuk bergabung dengan sepuluh tim perdana liga Spanyol pada tahun 1928 setelah berhasil meraih runner up di Copa del Rey dua musim sebelumnya. Los Colchoneros memenangkan gelar La Liga berturut-turut pada tahun 1940 dan 1941 di bawah Ricardo Zamora. Kesuksesan Atletico Madrid baru bisa diraih pada tahun 1940 kala didaulat sebagai juara Liga Spanyol dengan raihan 29 poin atau berselisih satu poin saja dari Sevilla. Tentu ini menjadi keberhasilan besar di era profesional. Namun perlu digarisbawahi bahwa kala itu nama pemenang bukanlah Atletico de Madrid, tapi Atletico Aviacion. Atletico Aviacion merupakan hasil merger dengan Aviacion Nacional de Zaragoza yang terbentuk di 1939 oleh para anggota dari Angkatan Udara Spanyol, plus Athletic Bilbao yang kehilangan delapan pemain tim inti karena Perang Saudara Spanyol. Awalnya Aviacion Nacional dijanjikan bisa turut serta di Primera Division tapi dimentahkan oleh RFEF selaku operator. Hasilnya Aviacion bersatu dengan Atleti + Athletic dan diperbolehkan bermain di Liga Spanyol, hanya karena Real Ovideo tidak bisa turut serta karena kandangnya rusak parah akibat perang. Pembentukan Aviacion ini tidak lepas dari upaya propaganda pihak revolusioner sayap kanan untuk menularkan ideologi disiplin dan kesehatan agar menciptakan individu-individu superior sehingga mampu bersaing andai perang terjadi kembali untuk mempertahankan ideologi fasis. Bukan hanya Los Colchoneros saja yang menjadi korban. Stadion kebanggaan Real Madrid, Charmatin pun kerap dipergunakan sebagai ajang parade militer dan masyarakat khas negara diktator, seperti yang sering diperlihatkan Uni Soviet atau Korea Utara dan Tiongkok.

See also  Sejarah Kompetisi Pertama Sebelum Terbentuk Liga Spanyol

Di bawah manajer Argentina, Helenio Herrera, Atletico Madrid memenangi dua gelar liga pada awal tahun 1950, sebelum akhirnya terpuruk pada sisa dekade tersebut. Atletico Madrid menghidupkan kembali kejayaan dengan mengalahkan Real Madrid di final Copa del Rey dua kali berturut-turut. Tahun 1962 merupakan tahun gemilang ketika mereka memenangkan trofi Eropa pertama dalam bentuk Piala Winners, dengan mengalahkan Fiorentina.

Meskipun Real Madrid mendominasi antara tahun 1960 sampai 1970 di dalam negeri dan di Eropa, Atletico Madrid masih memenangkan empat gelar liga selama dua dekade tersebut, dan mencapai final Piala Eropa pada tahun 1974. Jesus Gil menjadi presiden klub pada tahun 1987. Jesus Gil dikenal sebagai seorang tokoh kontroversial dan mendapat reputasi dalam menghabiskan uang pada pemain dan sering memecat pelatih. Jesus Gil harus menunggu sampai tahun 1996 untuk mendapatkan gelar La Liga. Pada tahun 1999 sampai 2000, dengan Jesus Gil dan jajarannya diselidiki atas tuduhan penyalahgunaan dana Atletico Madrid, tetapi saat itu Atletico Madrid bisa mencapai final Copa del Rey. Namun akibat berbagai masalah yang menimpa, Atletico Madrid harus didegradasi ke Divisi Segunda selama dua musim. Atletico Madrid mengalami masa buruk piala selama 14 tahun pada tahun 2010 ketika pertandingan melawan Fulham pada final Liga Europa pertama.

See also  Sejarah Recreativo de Huelva