Bagi pecinta sepakbola mungkin tidak lagi asing dengan istilah transfer pemain. Transfer hampir sama dengan istilah transfer pada umumnya. Dimana ada proses perpindahan dari tempat yang satu ke tempat yang lainnya. Dalam dunia sepakbola, transfer pemain kerap kali dilakukan oleh klub bola professional, termasuk  transfer pemain professional dalam sejarah transfer liga Spanyol.

Sejarah transfer sebenarnya telah dimulai pada 1 abad silam tepatnya pada tahun 1885. Saat itu federasi bola Inggris membuka pendaftaran untuk pemain klub bola. Kebijakan yang sebelum adanya transfer ini, pemain klub bola dibebaskan untuk membela tim yang menjadi kebanggaannya. Namun, saat regulasi perpindahan ini dicanangkan seakan menjadi alat produksi dalam menghasilkan pundi-pundi kekayaan.

Semakin bertambah tahun, sepakbola juga semakin melambung tinggi kepopularitasannya. Banyaknya penggemar klub bola bahkan membuat banyak pemilik modal bertaruh banyak dalam bursa transfer pemain bola tersebut. Selain itu, tidak hanya transfer pemain yang menjadi sekian menarik bagi pemilik modal besar dalam sepakbola, tetapi juga pernak-pernik dan bahkan stadion pun menjadi ladang bisnis.

Sejarah Liga Spanyol

Bagi penggemar Liga Spanyol mungkin sangat update tentang berita-berita terkait klub sepakbola asal Spanyol ini. Jika membahas tentang bagaimana Liga Spanyol ini terbentuk, maka jawabannya mulai dibentuk pada tahun 1929 yang awalnya hanya diberi nama La Liga. Pada saat itu seorang bernama Joe Maria Acha berinisiatif untuk membuat pertandingan sepakbola di Spanyol.

Disinilah semuanya berawal, semakin tahun, Liga Spanyol semakin menunjukkan taringnya dalam dunia sepakbola.  Hal ini dibuktikan dengan banyaknya tim seperti Fc Barcelona, Real Madrid yang menyabet posisi teratas juara dalam pertandingan La Liga Spanyol ini. Sedangkan peraih juara terbanyak pada Liga yang pertama kali digelar di Spanyol ini diraih oleh Real Madrid.

See also  Ternyata Beginilah Sistem Transfer Di La Liga

Kali pertama menggelar pertandingan bergengsi sudah ada beberapa tim yang ikut berpartisipasi dalam pertandingan ini. Hingga pada akhir 2014 lalu sudah ada 20 tim yang mengikuti ajang La Liga ini. meskipun La Liga ini sempat diberhentikan untuk sementara waktu, karena tidak stabilnya Spanyol akibat perang. Namun, pada tahun 1940,  tepatnya saat perang di Spanyol mereda La Liga kembali menunjukkan eksistensinya

Sejarah Transfer La Liga Spanyol

Transfer pemain yang mencapai rekor transfer dengan nilai 1.000 pounds yang pada masa itu sangatlah tinggi, transfer pemain ini diraih oleh Wilie Groves, pemain berkebangsaan Skotlandia. Namun, rekor itu tidaklah bertahan lama, karena rekor kembali dipecahkan oleh Inggris, di mana David Jack yang mengalami perpindahan dari Bolton Wenderes ke Klub Arsenal dengan biaya transfer mencapai 10.890 pounds.

Tak lama kemudian, gebrakan terjadi dengan sejarah transfer La Liga Spanyol yang nilai transfernya menembus 6 digit. Pada saat itu, striker asal Spanyol bernama Luis Squarez mengalami transfer, di mana klub sebelumnya yaitu Barcelona ditransfer ke Klub Italia yaitu Inter Milan. Rekor transfer tertinggi terjadi pada tahun 1961 dengan harga yang mencapai 142.000 pounds. Angka yang terbilang fantastis waktu itu.

Kemudian pada tahun 1970-an kembali terdengar rekor transfer seharga jutaan, di mana pemain termahal pada saat itu yang bernama Giuseppe Savoldi ditransfer dari Bologna ke Nopoli. Bayaran 7 digit yang diraih Savoldi ternyata kembali dipecahkan oleh Pierre Pipin dengan bayaran transfer dengan harga 10 juta pounds, yang artinya harganya mencapai 8 digit. Pierre diboyong dari Olympique Marseille masuk ke dalam AC Milan.

Syarat Transfer Pemain Sepak Bola

Tidak semua pemain bola yang bernaung dalam suatu klub dunia bisa mengikuti regulasi transfer pemain ini. Seperti pada sejarah transfer Liga Spanyol di mana memang ada syarat yang harus dipenuhi oleh pemain untuk bisa di transfer dari satu klub ke klub lain, adapun syaratnya yaitu :

  • Usia pemain, biasanya pemain bola mencapai tingkat kematangan dalam bermain pada usia 20-an. Pada masa ini memang kesehatan dan stamina sedang dalam sehat-sehatnya, dan itu sangatlah berpengaruh pada kualitas permainan sang pemain nantinya.
  • Nilai komersil atau nilai jual yang tinggi, biasanya syarat ini menjadi syarat paling krusial. Ada beberapa pemain yang sudah memiliki nilai jual tinggi karena sudah terkenal karena prestasi maupun kegagahannya.
  • Sisa kontrak dengan tim yang saat ini tengah menaungi, biasanya pemain yang memiliki sedikit lagi kontrak maka akan berpeluang akan ditransfer, tapi tentunya tetap melihat kualifikasinya.
  • Posisi dalam permainan juga sangat penting untuk dipertimbangkan, dalam sejarah transfer Liga Spanyol sendiri, pemain dengan posisi penyerang memiliki nilai transfer paling tinggi.
  • Kewarganegaraan juga menjadi salah satu syarat agar pemain bisa melakukan transfer, seperti di Inggris, pemain nasional lebih mahal dibandingkan pemain internasional.
See also  La Liga: Barca Memecat Koeman

Daftar Klub Bola Dengan Keuntungan Transfer Pemain Terbanyak

Di era sekarang ini transfer pemain ini dalam klub sepakbola professional seakan menjadi ladang bisnis bagi pemilik modal besar. Melihat sejarah transfer Liga Spanyol, di mana klub ini menjadi pemecah rekor pertama dalam bursa transfer pemain, tidak main-main harganya mencapai 10 juta pounds pada saat itu. Nah, selain Liga Spanyol, berikut klub dengan harga transfer pemain termahal :

Atletico Madrid

Menjadi klub dengan keuntungan terbanyak dari transfer bursa pemain dengan total keuntungan mencapai 313, 1 juta euro. Pemain yang ditransfer De Godenzonen ke Allianz Stadium dengan harga transfer senilai 75 juta euro sampai 85,5 juta euro. Penjualan  Antoine ke Barcelona juga menjadi penyumbang terbesar dengan harga transfer senilai 120 juta euro.

See also  Ternyata Beginilah Sistem Transfer Di La Liga

Juventus

Klub bola asal Italia ini menjadi klub dengan transaksi pemain paling banyak. Juventus ini berhasil merekrut tanpa bayaran beberapa pemain seperti : Aaron Ramsey, Matthjis Ligt dan Adrien Rabiot. Suksesnya Juventus dalam melego pemain ini membuatnya mendapatkan uang senilai 201,5 juta euro.

Benfica

Jika mengurut siapa yang mendapatkan keuntungan terbanyak dari transfer pemain ini, dibawah Juventus ada klub Benfica yang juga meraup banyak keuntungan. Keuntungan ini jika diakumulasikan dari penjualan Joao Felix ke Atletico Madrid dengan harga senilai 167 juta euro. Joao ini sendiri diplot untuk menjadi suksesor di klub Atletico tersebut.

Barcelona

Klub Barcelona juga menjadi salah satu deretan klub yang juga meraih keuntungan dari transfer pemain-pemainnya. Pemain-pemain yang ditransfer ini sebenarnya tidak begitu diinginkan oleh tim ini, pemain tersebut adalah Malcom, Andre Gomes, Paco Alcacer. Keuntungan yang didapatkan dari penjualan pemain ini mencapai 156,4 juta euro.

Real Madrid

Real Madrid juga menjadi klub bola dengan jumlah transaksi bursa pemain paling banyak. El Real sendiri banyak merekrut pemain untuk masuk ke dalam skuadnya. Seperti 5 tahun terakhir, Real Madrid banyak melakukan perekrutan pemain banyak klub, seperti Manchester United dengan nilai transfer seharga 75 juta euro.

Bursa transfer dalam dunia sepakbola selalu mengalami peningkatan setiap musimnya, terutama pada musim kompetisi. Begitu pun dengan klub-klub yang berlaga dalam Liga Spanyol, hal ini menambah panjang sejarah transfer Liga Spanyol di musim kompetisi ini, itulah tadi ulasan tentang klub-klub sepakbola dan transaksinya dalam bursa transfer.